Info Sekolah
Rabu, 28 Jan 2026
  • Where Tomorrow's Leaders Come Together
  • Where Tomorrow's Leaders Come Together
22 Oktober 2025

Hari Santri Nasional: Mengenang Peran Santri dalam Sejarah Bangsa

Rab, 22 Oktober 2025 Dibaca 25x

Setiap tanggal 22 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Santri Nasional. Hari ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momen penting untuk mengenang jasa para santri dan ulama dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Asal Usul Hari Santri

Hari Santri ditetapkan berdasarkan peristiwa bersejarah yang terjadi pada 22 Oktober 1945, ketika KH. Hasyim Asy’ari, tokoh besar Nahdlatul Ulama, mengeluarkan Resolusi Jihad. Seruan ini mengajak umat Islam untuk berjuang mempertahankan kemerdekaan dari ancaman penjajah, khususnya dalam pertempuran heroik di Surabaya yang terjadi pada 10 November 1945.

Melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015, Presiden Joko Widodo menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional, sebagai bentuk penghargaan terhadap kontribusi santri dalam sejarah bangsa.

Makna Hari Santri

Hari Santri bukan hanya milik kalangan pesantren, melainkan milik seluruh rakyat Indonesia. Santri telah menunjukkan bahwa cinta tanah air adalah bagian dari iman. Mereka berjuang tanpa pamrih, mengorbankan jiwa dan raga demi tegaknya NKRI.

Momentum ini juga menjadi refleksi penting bagi generasi muda untuk:

  • Meneladani semangat perjuangan para santri.
  • Menjaga nilai-nilai toleransi dan keberagaman.
  • Menumbuhkan semangat nasionalisme yang religius.

Tema Hari Santri 2025: “Santri Siaga Menjaga Indonesia”

Tema ini mengajak seluruh santri dan masyarakat untuk selalu waspada, menjaga persatuan, serta aktif berkontribusi dalam membangun bangsa, baik dalam bidang pendidikan, sosial, ekonomi, maupun budaya.

Cara Kita Memperingati Hari Santri

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk memperingati Hari Santri, antara lain:

  • Mengikuti upacara peringatan Hari Santri.
  • Mengadakan lomba-lomba islami seperti baca kitab kuning, pidato, atau kaligrafi.
  • Melakukan doa bersama atau istighosah.
  • Membuat konten edukatif di media sosial yang mengangkat nilai-nilai perjuangan santri.
  • Menulis refleksi atau artikel tentang peran santri di masa kini.

Santri hari ini bukan hanya mereka yang mondok di pesantren. Siapa pun yang menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman, cinta tanah air, dan aktif membangun negeri—dialah santri sejati.

Selamat Hari Santri Nasional 22 Oktober.
Santri Siaga, Negeri Terjaga!

Artikel Lainnya

Oleh : Febri Dwi Maulana

Berita Duka Cita

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

 

Categories